RSS

Tutorial : Program Input Biodata



Tahap awal menjalankan program Delphi 7, buka lah program Delphi 7. Beberapa tahap-tahap untuk memulai program Delphi :
Klik Start >>> All Programs >>> Borland Delphi 7 >>> Delphi 7
Pada Program ini saya menggunakan 2 form untuk masing-masing tampilan dan fungsi program. Langkah pertama adalah membuat form dengan cara seperti berikt :
Pada IDE Delphi klik icon yang telah di kotaki warna merah untuk membuat sebuah form baru


Setelah di klik maka akan muncul tampilan seperti gambar berikut




FORM 1


Pada form pertama terdapat :
- 13 Label       : berfungsi untuk mendefinisikan judul
- 2 Group Box : berfungsi  mengelompokkan menu
- 3 Text Box  : berfungsi sebagai inputan untuk Nama, NPM, Kelas
- 1 Combo Box : berfungsi untuk menampilkan list jurusan yang telah di sediakan   sebelumnya.
- 1 Comman Button : Berfungsi untuk mengeksekusi perintah
- 1 Main Menu : Berfungsi menampilkan menu yang berisi pilihan untuk menghubungkan ke form 2.


Untuk membuat main menu adalah sebagai berikut :
Untuk membuat sebuah menu dan dropdown menunya kita dapat menggunakan kontrol MainMenu yang dapat di temukan di IDE Delphi dengan mudah. Untuk menambahkan kontrol mainmenu pada form dapat di lakukan dengan cara



klik pada icon dimana kursor berada setelah itu drag kontrol dan letakkan seperti gambar form 1 di atas. Klik kanan pada mainmenu > dan pilih menu designer untuk membuat menu di dalamnya.


 

Langkah selanjutnya adalah memasukkan coding ke dalam form1.Pada form1 masukkan pada button proses dengan cara klik 2 kali dan masukkan:



Pada codingan di atas berfungsi untuk menginput Nama, NPM, Kelas, Jurusan dan menampilkan nya di Group Box Output. LblNama, LblNPM, LblKelas, LblJurusan adalah nama menu dari Group Box Output.Selanjutnya adalah memasukkan codingan untuk masing-masing Main Menu :
 
- Nilai Mahasiswa


Pada perintah di atas adalah menampilkan form 2 yaitu form untuk input nilai. Saat mengklik Nilai Mahasiswa maka form 1 akan otomatis tertutup dan menampilkan form 2.


- Keluar


Perintah di atas adalah perintah untuk menutup atau mematika program. Jika kita mengklik menu Keluar makan perintah pun akan tereksekusi.

Hasil jadinya seperti gambar berikut
 

Tutorial : Membuat Program Database Delphi

Pertama buatlah database dengan nama sembarang kemudian ketikan nama difield yang di inginkan. Di sini kita akan membuat field Nama, NPM, Jurusan, dan Kelas. Buatlah seperti gambar di bawah.




Kalau sudah membuat databasenya kita save dengan sama sembarang . di sini saya save dengan nama table ‘Maha’ dan nama database ‘roto’. Kalau sudah kita close saja Ms accessnya. Sekarang kita akan lanjut membuat program database pada Delphi. Buka Delphi dengan cara klik Start – All Program – Borland Delphi – Delphi 7 atau bias mengklik dua kali ikon yang terletak di desktop jika ada



          Kalau sudah kita akan membuat form login terlebih dahulu.

Buatlah seperti form berikut :




·        Ubah caption label1 menjadi : Login Database

·        Ubah caption label2 menjadi : Username

·        Ubah caption label3 menjadi : Password

·        Kosongkan text pada edit1 dan edit2

·        Ubah caption button1 menjadi : PROSES
Lalu masukan kodingan berikut supaya program berjalan dengan lancara pada saat program tersebut kita run



         Untuk if jika kita mengetikan username dengan nama SALMAN dan password dengan nama SUNGKAR maka setelah di tekan button akan muncul pesan bahwa login  sukses. Untuk else jika username dan password yang di ketikan berbeda maka akan muncuk bahwa password yang di ketikan salah

Form1.hide di maksudkan untuk menyembunyikan form1 dan form2.show adalah untuk memunculkan form2 ketika button di tekan. Dimana form1 ini merupakan form password jadi saat kita memasukan username dan password maka program akan berlanjut pada form2.



Untuk button 2 ini menggunakan Application.Terminate;  untuk keluar dari program pada saat kita menekan tombol exit


Selanjutnya adalah untuk membuat form2 di mana form2 ini merupakan form database yang merupakan inti dari program yang kita buat. Buatlah form dengan menggunakan :

- AdoConnection           

- ADOTable                  

- DataSource                   
- DbNavigator      
- DbGrid               
Buatlah tampilan formnya seperti gambar berikut 



Lalu ubahlah :

Kemudian Pada ADOConnection , kita atur di object inspector:


# ConnectionString  >> Klik Build

# Connected       >> ubah menjadi True.

# Connection      >> pilih ADOConnection1.

# TableName     >> pilih nama tabel yang tadi dibuat.

# Active               >> ubah menjadi True.

# DataSet >> pilih ADOTable1
# DataSource >> pilih DataSource1
# ShowHint >> ganti menjadi True
# DataSource >> pilih DataSource1
Kemudian pada form Data Link Properties pilih Microsoft Jet 4.0 OLE DB Provider kemudian klik ok



Kemudian klik  dan masukan database yang telah kita buat tadi lalu klik open.

Jika sudahlah kliklah test Connection dan jika sukses akan muncul tulisan successfull. Tetapi jika error, periksa lagi file databasenya dan yakinkan bahwa microsoft access telah ditutup.


# LoginPrompt    >> ubah menjadi False.
# Connection      >> pilih ADOConnection1.
# TableName     >> pilih nama tabel yang tadi dibuat.
# Active               >> ubah menjadi True.
# DataSet >> pilih ADOTable1
# DataSource >> pilih DataSource1
# ShowHint >> ganti menjadi True
# DataSource >> pilih DataSource1


# Connected       >> ubah menjadi True.

Jika pengaturan object inspector telah di lakukan maka akan seperti gambar di bawah ini




Review Delphi

Pengenalan dan Pengertian Delphi

          Delphi adalah suatu bahasa pemograman (development language) yang
digunakan untk merancang suatu aplikasi program.

          Delphi termasuk dalam pemrograman bahasa tingkat tinggi (high level
lenguage). Maksud dari bahasa tingkat tinggi yaitu perintah-perintah programnya
menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh manusia. Bahasa pemrograman
Delphi disebut bahasa prosedural artinya mengikuti urutan tertentu. Dalam
membuat aplikasi perintah-perintah, Delphi menggunakan lingkungan
pemrograman visual.

          Delphi merupakan generasi penerus dari Turbo Pascal. Pemrograman Delphi
dirancang untuk beroperasi dibawah sistem operasi Windows. Program ini
mempunyai beberapa keunggulan, yaitu produktivitas, kualitas, pengembangan
perangkat lunak, kecepatan kompiler, pola desain yang menarik serta diperkuat
dengan bahasa perograman yang terstruktur dalam struktur bahasa perograman
Object Pascal.

          Sebagaian besar pengembang Delphi menuliskan dan mengkompilasi kode
program di dalam lingkungan pengembang aplikasi atau Integrated Development
Environment (IDE). Lingkungan kerja IDE ini menyediakan sarana yang
diperlukan untuk merancang, membangun, mencoba, mencari atau melacak
kesalahan, serta mendistribusikan aplikasi. Sarana-sarana inilah yang
memungkinkan pembuatan prototipe aplikasi menjadi lebih mudah dan waktu
yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi menjadi lebih singkat.

IDE ( integrated development environtment )

          Kemudian, hal yang paling pertama dalam mengenal Delphi adalah harus
mengetahui IDE. IDE (Integrated Development Environment) merupakan
lingkungan/wilayah dimana seluruh tools atau komponen-komponen yang
dibutuhkan untuk merancang atau membangun aplikasi program. Secara umum
IDE Delphi di kelompokkan kepada 8 bagian yaitu :


Main Menu

Merupakan penunjuk ke seluruh fasilitas yang disediakan aplikasi Delphi.

Toolbar

Merupakan Icon (Sortcut)yang dirancang untuk lebih memudahkan
menjangkau fasilitas yang ada pada Delphi.

Component Parlette

Merupakan komponen-komponen VCL(Visual Component Library) yang
dikelompokkan kedalam Tab-tab, komponen komponen inilah yang akan
digunakan untuk merancang interface atau antar muka aplikasi.

Form Designer

Merupakan interface (antar muka) apalikasi yang akan dibangun, Form akan
menampung seluruh komponen yang akandigunakan dalam proses
perancangan sebuah aplikasi dengan Delphi.

Code Editor

Code editor merupakan tempat untuk menuliskan kode program
menggunakan bahasa object Pascal. Kode program tidak perlu di tulis secara
keseluruhan karena Delphi sudah menyediakan blok atau kerangka untuk
menulis kode program.

Code Exploler

Digunakan untuk memudahkan berpindah antar file unit di dalam jendela
code editor. Code explorer berisi daftar yang menampilkan semua tipe,class,
properti , method, variabel global, rutin global yang telah didefinisikan di
dalam unit. Saat memilih sebuah item dalam code explorer, kursor akan
berpindah menuju implementasi dari item yang dipilih di dalam code editor.

Object Inspector

Object inspector digunakan untuk mengubah properti atau karakteristik dari
suatu komponen. Terdiri dari 2 tab yaitu :

a. Properties
Digunakan untuk menentukan seting suatu objek. Satu objek memiliki
beberapa properti yang dapat diatur langsung dari object inspector
maupun melalui kode program. Seting ini mempengaruhi cara kerja
objek tersebut saat aplikasi dijalankan.

b. Event
Merupakan bagian yang dapat diisi dengan kode program tertentu
yang berfungsi untuk menangani event-event (berupa sebuah
procedure) yang dapat direspon oleh sebuah komponen.
Event adalah peristiwa atau kejadian yang diterima oleh suatu objek,
misal : klik, drag, dan lain-lain. Event yang diterima objek akan
memicu Delphi menjalankan kode program yang ada didalamnya.
Misalnya ingin sesuatu dikerjakan pada saat form ditutup

Object Tree View

Object tree view berisi daftar komponen yang sudah diletakkan di form
designer.

Sumber:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL70X_dBQxJUqiaMRu33mLkPFsWR6BCmmggl8YtGTKDHP2DV2PZPU-lMhgNclNvkHCg5slAWG2L3xJTF_eOLlz-OwsliN8gDJiTOAfPEMmzZCzueOixdlGi3oJ92hvspqdSRRUgVOHcMY/s1600/bagan+delphi.JPG

PDF : http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=143046

Hubungan Manusia dengan Kebudayaan

          Manusia, kata manusia sering kali kita dengar dan tidak asing lagi, karena kita juga Merupakan manusia. Manusia sendiri memiliki arti yang cukup banyak, tapi menurut saya, manusia adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan yang sangat istimewa dibandingkan dengan makhluk hidup yang lainnya yang tinggal di sekitar kita. Manusia memiliki akal budi yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya serta makhluk hidup berkuasa atas apa yang diciptakan di atas bumi ini, hanya saja harus sesuai dengan hati nurani yang diciptakan Tuhan hanya pada manusia. Manusia sendiri memiliki sifat sosial yang tinggi, karena manusia selalu membutuhkan manusia lainnya untuk kelangsungan hidup, sifat manusia yang beragam diciptakan untuk saling melengkapi, hanya saja semakin banyak manusia tercipta, semakin banyak pula tercipta sifat dan kebudayaan yang berbeda.
Hubungan manusia dengan budaya sangatlah erat karena dari kata manusia yang artinya ciptaan Tuhan yang berakal budi yang sangatlah istimewa dari ciptaan Tuhan yang lainnya. Sedangkan Budaya itu sendiri adalah ciptaan manusia yang berasal dari tingkah laku serta lingkungan pada kehidupan manusia itu sendiri sehingga terciptalah kata kebudayaan yang artinya budaya yang diciptakan oleh akal budi manusia, oleh sebab itu budaya dan manusia tidak bisa dipisahkan.
         Tiap manusia pun bisa tanpa disadari bisa membuat budaya dirinya sendiri, melalui akal budi mereka sendiri mereka bisa mempengaruhi orang lain disekitarnya, sehingga dengan seiring waktu berjalan, orang-orang disekitar dia akan memiliki tingkah laku, sifat dan kebudayaan yang hampir sama dengan dia.
Budaya manusia itu sendiri berbeda-beda yang disebabkan oleh banyak faktor seperti daerah, turun-temurun, tingkat sosial, lingkungan, kemajuan IPTEK dan lain sebagainya. Hal ini menimbulkan banyaknya tarian, lagu, kebiasaan dan tatanan kehidupan lainnya di setiap daerah yang berbeda, apalagi seperti di Indonesia yang memiliki banyak sekali daerah dan bermacam-macam suku. Contoh kebiasaan berbudaya dalam daerah Manado belum tentu sama dengan kehidupan berbudaya suku Bugis. Seiring berjalannya waktu, kebudayaan yang mempengaruhi serta dipengaruhi oleh manusia pun semakin berkembang. Perbedaan tingkah laku dan etika berbudaya setiap manusia terkadang menimbulkan konflik dalam kehidupan manusia. Kebanggaan, kesombongan dan egoisme manusia terhadap kebudayaannya membuat manusia tersebut bersikap radikal yang arti kasarnya ia melihat bahwa kebudayaan orang lain itu buruk dan kebudayaannya lah yang terbaik. Berbagai macam konflik kehidupan manusia yang berlatar belakang budaya seringkali kita temui seperti diskriminasi dan rasisme terhadap suku tertentu maupun agama tertentu.
          Budaya yang berbeda itu indah, karena kita bisa melihat perbedaan dan bisa mempelajari kebudayaan orang lain, manusia yang merupakan makhluk sosial tentunya tidak jauh dari yang namanya bergaul dengan orang lain, bersosialisme dengan orang lain, karena manusia tidak mungkin hidup sendiri, sehingga setiap manusia harus mempelajari dan bertoleransi terhadap budaya orang lain.
Semakin banyaknya budaya yang ada di tengah-tengah manusia, konflik yang terjadi semakin banyak meskipun hanya karena masalah kecil. Kalau manusia yang memiliki toleransi tinggi, konflik tidak akan terjadi, karena manusia yang berakal budi baik tentu saja melihat keindahan dalam perbedaan sehingga kedamaian dan kebersamaan akan tercipta.
Hubungan antara manusia dengan kebudayaan dapat dilihat dari kedudukan manusia terhadap kebudayaan.Manusia mempunyai empat kedudukan kebudayaan :
1. Penganut Kebudayaan
2. Pembawa Kebudayaan
3. Manipulator Kebudayaan
4. Pencipta Kebudayaan.

Manusia Sebagai Pencipta dan Pengguna Kebudayaan

          Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di alam raya ini. Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan dibekali oleh akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara hakekatnya menjdai khalifah di muka bumi ini. Disamping itu manusia juga memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emmosi, kemauan, fantasi dan perilaku. Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bias menciptakan kebudayaan. Ada hubungan dialektika antara manusia dan kebudayaan. Kebudayaan adalah produk manusia, namun manusia itu sendiri adalah produk kebudayaan. Dengan kata lain, kebudayaan ada karena manusia yang menciptakannya dan manusia dapat hidup di tengah kebudayaan yang diciptakannya. Kebudayaan akan terus hidup manakala ada manusia sebagai pendukungnya.
Kebudayaan mempunyai kegunaan yang sangat besar bagi manusia. Hasil karya manusia menimbulkan teknologi yang mempunyai kegunaan utama dalam melindungi manusia terhadap lingkunganya. Sehingga kebudayaan memiliki peran :
- Sebagai suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompoknya
- Wadah untuk menyalurkan perasaan-perasaan dan kemampuan-kemampuan lain
- Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia
- Pe,beda manusia dan binatang
- Petunjuk-petunjuk tentang bagaimana manusia harus bertindak, berbuat dan menentukan
sikapnya jika berhubungan dengan orang lain.
- Sebagai modal dasar pembangunan

Problematika kebudayaan

Seiring dengan perkembangannya, kebudayaan juga mengalami beberapa problematika atau masalah-masalah yang cukup jelas yaitu :
- Hambatan budaya yang ada kaitannya dengan pemandangan hidup dan sistem kepercayaan
- Hambatan budaya yang berkaitan dengan perbedaan sudut pandang atau persepsi
- Hambatan budaya yang berkaitan dengan faktor psikologi atau kejiwaan
- Masyarakat terpencil atau terasing dan kurang komunikasi dengan masyarakat lainya
- Sikap tradisionalisme yang berprasangka buruk terhadap hal-hal yang baru
- Mengagung-agungkan kebudayaan suku bangsanya sendiri dan melecehkan budaya suku
Bangsa lainnya atau lebih dikenal dengan paham Etnosentrisme
- Perkembangan iptek sebagai hasil dari kebudayaan

HAKEKAT MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

HAKEKAT MANUSIA

Berbicara tentang manusia maka satu pertanyaan klasik yang sampai saat ini belum memperoleh jawaban yang memuaskan adalah pertanyaan tentang siapakah manusia itu? Banyak teori telah dikemukakan, diantaranya adalah pemikiran dari aliran materialism, idealisme, realism klasik, dan teologis.
Aliran materialism mempunyai pemikiran bahwa materi atau zat merupakan satu-satunya kenyataan dan semua peristiwa terjadi karena proses material ini. Sedangkan aliran idealism beranggapan bahwa jiwa adalah kenyataan yang sebenarnya. Aliran realism klasik beranggapan bahwa manusia dipandang sebagai kejiwaan atau kerohanian. Aliran teologis membedakan manusia dari mekhluk lain karena hubungannya dengan Tuhan.
Hal yang dilakukan oleh manusia inilah kebudayaan. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan masalah-masalahnya bisa kita sebut sebagai way of life, yang digunakan sebagai pedoman bertingkah laku. internalisasi, sosialisasi dan enkulturasi.Hakekat manusia adalah sebagai berikut :


1. Makhluk memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi
kebutuhannya.


2. Individu memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan
sosial.


3. yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dirinya dan
menentukan nasibnya.


4. Makhluk dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai
(tuntas).


5. Individu yang hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk dirinya sendiri,
membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati


6. Suatu keberadaan berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi.


7. Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan


jahat.


8. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan terutama lingkungan, bahkan ia tidak bisa
berkembang sesuai dengan martabat kemanusiannya tanpa hidup dalam lingkungan sosial.

HAKEKKAT KEBUDAYAAN

Kebudayaan seringkali dipahami dengan pengertian yang tidak tepat. Beberapa ahli ilmu sosial telah berusaha merumuskan berbagai definisi tentang kebudayaan dalam rangka memberikan pengertian yang menar tentang apa yang dimaksud dengan kebudayaan.
Akan tetapi ternyata definisi-definisi tersebut tetap saja kurang memuaskan. Terdapat dua aliran pemikiran yang berusaha memberikan kerangka bagi pemahaman tentang pengertian kebudayaan ini, yaitu aliran ideasional dan aliran behaviorisme/materialism. Dari berbagai definisi yang telah dibuat tersebut, Koentjaraningrat berusaha merangkum pengertian kebudayaan dalam 3 wujudnya yaitu kebudayaan sebagai wujud cultural, social system, dan artifact.
Unsur-unsur kebudayaan
Unsur kebudayaan besar(cultural universal): dikemukakan oleh C. Kluckhon
1. Sistem religius (homo religius)
Merupakan produk manusia sebagai homo religius.
Manusia yang memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan luhur tanggap bahwa diatas kekuatan dirinya terdapat kekuatan lain yang maha besar. Karena itu manusia takut sehingga menyembahnya dan lahirlah kepercayaan yang sekarang menjadi agama.


2. Sistem organisasi kemasyarakatan (homo socius)
Merupakan prodak manusia sebagai homo socius.
Manusia sadar bahwa tubuhnya lemah namun memiliki akal maka disusunlah organisasi kemasyarakatan dimana manusia bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

3. Sistem pengetahuan (homo safiens)
Merupakan prodak manusia sebagai homo safiens.
Pengetahuan dapat diperoleh dari pemikiran sendiri maupun dari orang lain.

4. Sistem mata pencaharian hidup dan system ekonomi (homo ekonomicus)
Merupakan produk manusia sebagai homo economicus, yaitu menjadikan tingkat kehidupan manusia secara umum terus meningkat.
Ilmu Budaya Dasar Halaman 4 dari 8

5. Sistem peralatan hidup dan tehnologi (homo faber)
Merupakan produk manusia sebagai homo faber.
Bersumber dari pemikirannya yang cerdas dan dibantu dengan tangannya manusia dapat membuat dan mempergunakan alat, dengan alat-alat ciptaannya itulah manusia dapat lebih mampu mencukupi kebutuhannya .

6. Sistem bahasa (homo longuens)
Merupakan produk manusia sebagai homo longuens.

Sumber :
- http://suparman11.wordpress.com/2012/11/12/hubungan-manusia-dengan-kebudayaan/
- http://queeninspiration.blogspot.com/2012/03/hubungan-manusia-dan-kebudayaan.html
http://ulfanurizqiindaha.blogspot.com/2011/10/manusia-dan-kebudayaan.html